|  |
| | Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Terakreditasi penyelenggara Kelas Karyawan tsb, di bawah ini. Terakreditasi  Penerimaan Mhs Baru dilakukan SETIAP SEMESTER Keterangan: BL = Blended Learning P2K = Kelas Karyawan (Kuliah Pegawai) KM = PKSM = Kelas Sore-Malam |
Penerimaan Calon Mahasiswa Baru S1, D3, S2Kelas Karyawan / Perkuliahan Karyawan (Hybrid) Semester Ganjil 2026/2027 Diperuntuhkan tamatan SMA/K, Sarjana (S-1), D3/Politeknik/Akademi, D1, D2, dll-nya meningkatkan kuliahnya atau pindah prodi. Ringkasan Seluruh Informasi, Tata Cara & Jadwal Pendaftaran, dll-nya pd masing-masing PTS tsb klik disini.
| ❍ | Biaya Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru = Rp 100.000,- | | ❍ | Pendaftaran dibuka SETIAP HARI (termasuk Sabtu & Minggu) : Senin s/d Minggu Jam 09.00 - 17.00 | | ❍ | Pendaftaran boleh dilakukan dng salah satu cara seperti berikut ini.
- via Internet (Pendaftaran online).
- via surat, POS, Telp/HP, Fax..
- langsung dilakukan di Kampus Perguruan Tinggi Swasta / PTS tsb (Sekretariat P2K) atau diwakilkan.
|
|
Untuk menunaikan amanat UURI No.20 Th.2003 serta Konstitusi 45 RI, PTS tersebut menyelenggarakan Kelas Karyawan (Hybrid) ini beserta melaksanakan Komitmen Sosial & Pendidikan. Diantaranya dng menciptakan kesempatan terhadap seluruh tamatan SMA/K, D3/Politeknik/Akademi, D1, D2, Sarjana (S-1) atau setara, dll-nya, baik yang memiliki waktu luang terbatas demikian juga mempunyai keuangan / dana terbatas, utk meningkatkan kuliah (atau pindah prodi) ke taraf Sarjana / S1 atau Diploma Tiga (D-III) atau S2 pada prodi yang diminati, secara layak serta berbobot / mutu sesuai keunggulan masing2 PTS tersebut
Sesuai Undang-Undang RI No.20 Th.2003 mengenai Sisdiknas bahwa "Pendidikan Tinggi diselenggarakan dgn Sistem Terbuka". Dan di Penjelasan UU-NKRI tsb ditulis : "Pendidikan yang diselenggarakan dgn fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian ...... Peserta didik dapat belajar sambil bekerja."
Juga "Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan" adalah lafal Konstitusi 1945 RI. Meski demikian sebetulnya diantara warga negara terdapat masyarakat yang memiliki waktu luang terbatas (apalagi wiraswastawan / pekerja). Demikian juga ada sebagian masyarakat yang mempunyai keuangan / dana terbatas.
Biaya pendidikannya dibuat sedemikian rupa agar bisa meringankan masyarakat, disebabkan di samping disubsidi, juga dgn diterapkannya bantuan pinjaman biaya pendidikan, sehingga bisa diangsur per bulan disesuaikan dgn kesanggupan keuangan / dana mahasiswa.
Agar lengkap informasinya, disini diberikan akses peta menuju ke arah kampus penyelenggara kelas karyawan (hybrid) serta transportasi umum ke arah kampus masing2 PTS tersebut. Mhs melakukan belajar di kampus masing2 institusi perguruan tinggi swasta tsb
Tamatan Program S-1, D-III dan Strata Dua / S-2 Kelas Karyawan (Hybrid) PTS tersebut ditargetkan utk menjadi Sarjana (S-1), Ahli Madya (D-III) serta Magister/Master (Strata Dua / S-2) disesuaikan dgn prodinya, yang dapat meninggikan identitas dirinya dgn pembekalan pengetahuan, teknologi, dan seni, agar bisa menuntaskan persoalan beserta mengembangkan ilmunya.
Tamatannya mendapatkan keahlian penguasaan teori yang kuat beserta aplikasinya, dan keahlian profesional serta cara pandang yang lengkap / luas; mengembangkan sikap mental kompeten yang berorientasi pd pemecahan persoalan mengacu alur berpikir sistem; sanggup meninggikan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; mempunyai keahlian melakukan bermacam-macam penelitian dasar demikian juga terapan.
Tamatannya juga dibekali dgn ilmu serta pengetahuan, etika akademik dan profesi, keahlian serta kepandaian mengelola tim/organisasi secara lengkap / luas pada bidang yang sesuai bidang ilmunya; keahlian bekerjasama dalam tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu berdasarkan bidang ilmunya, beserta dibekali dgn keahlian utk mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya.
Mhs dan tamatan Kelas Karyawan (Hybrid) demikian juga Kelas Reguler PTS tersebut, mendapatkan HAK AKADEMIK, GELAR, dan IJAZAH yang SAMA, serta mempunyai HAK utk menggunakan gelarnya dan utk meningkatkan perkuliahan ke jenjang yang lebih tinggi.
Utk mempercepat perolehan informasi, andaikata ingin mengcopy/print informasi secara keseluruhan tentang Kelas Karyawan (Hybrid) silakan klik "Informasi Semuanya Kelas Karyawan (Hybrid)" ini.
Sekiranya ada hal yang kurang jelas, mohon kiranya langsung ditanyakan ke layanan info 17 jam di atas atau klik "Contact Us" ini.
Melalui situs/informasi ini, mohon bantuan Bapak/Ibu/Sdr utk sudi kiranya turut mendorong/memotivasi keluarga/sahabat/rekan bekerja utk meningkatkan perkuliahannya di PTS tersebut, baik melalui Kelas Karyawan (Hybrid) demikian juga melalui Kelas Reguler.
Terima kasih.
|
|
| | Tamatan Kelas Karyawan ditargetkan utk menjadi Sarjana (S-1), Ahli Madya (D-III) serta Magister/Master (Strata Dua / S-2) sesuai dng prodinya, yang bisa meninggikan identitas dirinya dgn pembekalan ilmu serta pengetahuan, teknologi, dan seni, sehingga sanggup menuntaskan persoalan beserta mengembangkan ilmunya.
Sistem kuliahnya diselenggarakan secara kompeten serta pantas utk karyawan yang sibuk dgn kerjanya demikian juga untuk yang bukan pegawai.
Setiap tamatannya sanggup menguasai teori yang kuat beserta aplikasinya, serta keahlian yang profesional serta cara pandang yang lengkap / luas; mengembangkan sikap mental kompeten yang berobjek pd pemecahan persoalan mengacu alur berpikir-sistem; bisa meninggikan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; memperoleh keahlian melakukan bermacam-macam penelitian dasar demikian juga terapan.
Di samping kuliah tatap muka, juga mendayagunakan beragam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dgn bimbingan pengerjaan skripsi/tugas akhir/tesis yang terarah, terprogram serta terjadwal agar mhs bisa menuntaskan perkuliahan tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya).
Tamatannya juga dibekali dgn pengetahuan, etika akademik dan profesi, keahlian serta kepandaian mengelola tim/organisasi secara lengkap / luas pada bidang yang disesuaikan dgn bidang ilmunya; keahlian bekerjasama dalam tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu berdasarkan bidang ilmunya, beserta dibekali dgn keahlian mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya.
Kurikulum yang dirancang sedemikian rupa selain mengacu thd kurikulum nasional (kurikulum inti), demikian juga mengacu perkembangan pengetahuan terbaru, teknologi, seni, serta kepentingan terhadap kuliah utk meningkatkan ke jenjang perkuliahan yang lebih tinggi dan profesionalitas dunia karier. . . . . ➡ tampilkan seluruhnya |
| | Mhs (peserta kuliah) Kelas Karyawan (Hybrid) yaitu masyarakat yang sudah kerja demikian juga masyarakat yang belum bekerja.
Selama ini mhs yang belum kerja, akan mendapat pekerjaan dari sesama mhsnya demikian juga tamatannya, apalagi sesama mhs yang sudah bekerja (sbg pejabat pemerintah, enterprenir, direktur, pegawai, saudagar, dll-nya).
Meski demikian sebetulnya mhs yang sudah berkarir, senantiasa bisa mengembangkan karir serta penghasilannya selama kuliah. Mereka mempunyai pengembangan karir serta pengembangan penghasilan dari sesama mhsnya.
Para mhs ini senantiasa menyatukan diri dan saling membantu menuntaskan persoalan masing-masing person. Baik persoalan dalam kerja, akademik, uang/finansial, demikian juga persoalan lainnya. Demikian juga dgn tamatannya, mendapatkan ikatan yang kuat utk saling membantu sesama tamatannya. . . . . ➡ tampilkan semua |
|
| | Kompetensi dasar tamatan Kelas Karyawan (Hybrid) yaitu mendapatkan bobot / mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dng perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan senantiasa maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara serta dapat senantiasa belajar; dalam menangani tiap persoalan, bisa mengungkap struktur serta inti persoalan dan menetapkan prioritas tahapan penanganan jalan keluarnya.
Mhs yang tidak lulus suatu matakuliah, bisa mengulang matakuliah tsb di semester / tahun berikutnya (kapan saja) tanpa ditarik biaya tambahan.
Dalam menempuh kuliah mhs tetap mempunyai waktu luang utk berlibur/istirahat, jadwal perkuliahannya berbobot / mutu, tidak jenuh, dan tidak bersinggungan/bentrok dgn jadwal bekerja.
Tenaga pengajar/dosen kompeten dalam bidang ilmunya.
Tamatan Kelas Karyawan (Hybrid) bisa mendayagunakan teknologi informasi disesuaikan dgn bidang ilmunya; dapat mendayagunakan ilmu; cakap serta terampil berdasarkan bidang kepandaiannya; bisa menuntaskan persoalan secara logika, mendayagunakan data/informasi yang disediakan; dapat menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; sanggup mandiri dalam berkarir dan upaya; bisa aktif berperan-serta dalam hal kelompok kerja.
Sekiranya mhs mendapat kewajiban lembur, atau kerja dgn sistem shift, kewajiban kerja ke luar kota/negeri, dll-nya, maka melalui tata cara tertentu. mhs tersebut dibolehkan tidak ikut serta di kelas/pelajaran utk beberapa pertemuan.
Mhs yang berkarir dgn sistem shift, tetap bisa mengikuti kuliah dgn baik. Karena sistem perkuliahannya diselenggarakan secara kompeten dan berbobot / mutu tinggi dng menggabungkan Kelas Karyawan (Hybrid) serta Kelas Reguler, agar mhs yang kerja dgn sistem shift dapat mengikuti kuliah di program lainnya dgn tata cara tertentu.
Kurikulum perkuliahan serta tata cara belajar-mengajarnya dirancang sebaik mungkin dgn menggunakan Sistem Kredit Semester yang diselenggarakan secara kompeten menyesuaikan untuk mereka yang sudah kerja (karyawan / pegawai, profesional, pengusaha, dll-nya), agar mhs yang memperoleh jadwal padat bekerja masih tetap dapat menuntaskan perkuliahan tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya).
Terpercaya dalam hal penyelenggaraan Kelas Karyawan (Hybrid), sejak sudah dipatuhinya 2 persyaratan kritis penyelenggaraan program terkait, yaitu :
- Penyelenggaraannya sudah sesuai dgn seluruh regulasi undang-undang yang msh berlaku.
- Penyelenggaraannya sesuai dgn semua yang dibutuhkan dunia karier (kurikulum, waktu kuliah, dosen, dll-nya).
Tamatan Kelas Karyawan (Hybrid) juga bisa berkomunikasi dgn para pakar pada rumpun keilmuan yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; sanggup mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; bisa memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta sesuai bidang ilmunya, sanggup mengikuti perkembangan baru pada bidang kepandaiannya, dan menyelenggarakan penelitian. . . . . ➡ lihat semuanya |
|
| |
|